Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cegah Genangan di Musim Hujan, Babinsa dan Warga Desa Sikoran Sisir Parit Saluran Air yang Rawan Tersumbat

Babinsa Koramil 0109-07/Danau Paris, Serka Serda J. Sipahutar, bersama perangkat desa dan warga Desa Sikoran melakukan peninjauan langsung ke salah satu titik parit saluran air
ACEH SINGKIL, – Menghadapi tantangan rutin saat musim penghujan, Babinsa Koramil 0109-07/Danau Paris, Serka Serda J. Sipahutar, bersama perangkat desa dan warga Desa Sikoran melakukan peninjauan langsung ke salah satu titik parit saluran air yang kerap menjadi langganan tersumbat. Kegiatan ini berlangsung sebagai bentuk sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu pagi tersebut, tampak kebersamaan dan semangat gotong royong begitu kental. Warga setempat berbaur dengan aparatur desa dan Babinsa, menyusuri aliran parit yang membentang di sisi pemukiman warga. Saluran air tersebut, menurut warga, sering meluap ketika curah hujan tinggi, menyebabkan genangan yang berdampak pada aktivitas sehari-hari dan bahkan mengancam bangunan rumah yang berada di titik rendah.

Peninjauan ini bukan hanya sekadar pengamatan, tetapi juga menjadi awal dari rencana aksi nyata yang akan dilakukan bersama ke depannya. Serka Serda J. Sipahutar terlihat aktif berdiskusi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat mengenai langkah-langkah teknis yang bisa segera diambil. Salah satu fokus perhatian adalah perlunya normalisasi saluran air, termasuk penggalian ulang parit dan pembersihan dari sampah serta sedimentasi yang menghambat aliran.

Babinsa memberikan gambaran tentang kondisi yang selama ini dihadapi warga. Parit yang semula berfungsi baik, kini mulai mengalami pendangkalan dan penyempitan. Ditambah lagi dengan kurangnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, menjadikan saluran air ini sering kali tersumbat oleh limbah rumah tangga dan dedaunan.

Dalam peninjauan itu, Babinsa juga mendorong terbentuknya tim kerja masyarakat yang fokus pada pemeliharaan lingkungan secara berkala. Dengan pendekatan partisipatif, diharapkan solusi yang dirancang akan berkelanjutan dan mampu menciptakan rasa memiliki di kalangan warga terhadap infrastruktur desa.

Langkah preventif seperti ini dinilai sangat penting, terutama dalam upaya mengantisipasi bencana banjir yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu di tengah musim hujan. Kerjasama lintas elemen menjadi kunci, di mana TNI, pemerintah desa, dan masyarakat bersatu demi menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman untuk ditinggali.

Dengan semangat kebersamaan dan perhatian terhadap lingkungan, Desa Sikoran menunjukkan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif yang nyata. Upaya ini pun menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain dalam mengelola persoalan lingkungan secara kolektif dan berkelanjutan. (*Singkil In News)

Posting Komentar untuk "Cegah Genangan di Musim Hujan, Babinsa dan Warga Desa Sikoran Sisir Parit Saluran Air yang Rawan Tersumbat"